Selasa, 18 Oktober 2016

Tugas 1 - Keamanan Jaringan

Keamanan Jaringan - Tugas 1

Pembuka


Latar Belakang masalah

Pada umumnya setiap komputer membutuhkan jaringan. Ada dua jenis jaringan yaitu TCP/IP dan Osi Layer. Disini akan membahasa apa saja perbedaan dan persamaan antara kedua jaringan ini.
Protocol TCP/IP merupakan protokol yang secara langsung menggunakan jaringan komputer global. TCP/IP mempunyai empat layer yaitu Application,Transport,Internet,Network.
OSI adalah Bagaimana sebuah data atau informasi dari suatu aplikasi dikomputer berpindah tempat dari aplikasi sebelumnya, dan juga merupakan penyampain data melalui sebuah jaringan. Untuk protokolTCP/IP sendiri dapat menghubungkan sebuah bahasa dengan internet dan ISO layer adalah sesuatu yang bersifat ideal dan tidak dapat diimplementasikan didunia nyata.
Terdapat 7 layer pada ISO layer dimana setiap layer tersebut bertanggungjawab pada proses komunikasi data dan setiap layer mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Jadi untuk penyampin sebuah data dalam jaringan lebih sederhana menggunakan TCP/IP, karena lebih memiliki proses yang dapat diimplementasikan didunia nyata.




Solusi Masalah

Untuk penyampain data atau sebuah informasi alangkah baiknya jika kita menggunakan TCP/IP, karena dapat memudahkan kita dalam pentransferan data dalam sebuah jaringan.

Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan : Jadi kesimpulan dari penulisan resume ini adalah TCP/IP menggabungkan session layer dan Presentation layer kedalam application layer.

Saran : Sebaiknya kita lebih baik untuk menggunakan TCP/IP dalam tahapan sekarang, karena TCP/IP lah yang mempermudah atau lebih sederhana pada pengiriman informasi atau data

                                              Nama     : Tentri May Simbolon
                                              Npm       : 1144027
                                              Kelas      : D4 Teknik Informatika
  Kampus : Politeknik Pos Indonesia



Scan Plagiarisme :

Sabtu, 15 Oktober 2016

PROYEK 2 TEKNIK INFORMATIKA

SISTEM PERANCANGAN PENGELOLAAN DATA PROPOSAL
 KARYA ILMIAH MAHASISWA PROGRAM STUDI D4 TEKNIK INFORMATIKA MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER
 (SUB MODUL INFORMASI DISTRIBUSI)


Pada program studi D4 Teknik Informatika setiap tahunnya melaksanakan pembuatan karya ilmiah untuk melatih kreatifitas mahasiswa yang akan menunjang kemampuan mahasiswa dalam perkembangan teknologi informasi.
Pada program studi D4 Teknik Informatika untuk pengajuan karya ilmiah masih dilakukan secara manual, yang dimana mahasiswa melakukan pengajuan karya ilmiah berbentuk hard copy proposal, sehingga mahasiswa harus mengumpulkan hard copy proposal tersebut kepada koordinator. mahasiswa yang tidak berada di lingkungan kampus Politeknik Pos Indonesia pun harus tetap menemui koordinator untuk mengumpul proposal karya ilmiah sehingga terjadi ketidak efesienan dalam waktu. Dengan adanya masalah tersebut, maka dibutuhkan suatu sistem komputerisasi untuk pengelolaan data pengajuan proposal karya ilmiah secara sistem  sehingga memudahkan dalam pengelolaan data proposal karya ilmiah yang diajukan oleh mahasiswa. Dalam hal ini, berusaha merancang sebuah sistem dimana sistem ini akan memberikan kemudahan bagi mahasiswa, koordinator maupun dosen agar lebih mudah dalam pengelolaan data pengajuan proposal karya ilmiah. Dalam sistem ini memudahkan mahasiswa untuk pengiriman pengajuan proposal karya ilmiah yang dapat dikirim dalam bentuk softcopy, selain itu mahasiswa dapat mengetahui bahwa proposal karya ilmiah yang diajukan diterima ataupun ditolak oleh koordinator, mahasiswa juga dapat melihat secara otomatis pembimbing karya ilmiah ketika karya ilmiah tersebut diterima. Sistem ini juga menyediakan layanan bagi mahasiswa untuk mendownload buku pedoman, lampiran karya ilmiah dan form absensi yang sudah disediakan secara otomatis untuk setiap mahasiswa. Koordinator dapat melihat semua proposal karya ilmiah yang diajukan oleh mahasiswa, dan dari data tersebut koordinator akan melakukan validasi proposal karya ilmiah yang diajukan. Jika proposal karya ilmiah tersebut memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan maka koordinator akan melakukan penerimaan proposal karya ilmiah, dan secara otomatis mahasiswa dapat  melihat pengumuman hasil proposal karya ilmiah yang diterima maupun ditolak berada pada sistem ini.
Adapun proyek ini diberi judul “Sistem Perancangan Pengelolaan Proposal Karya Ilmiah Mahasiswa Program Studi D4 Teknik Informatika Menggunakan Framework CodeIgniter”. Codeigniter adalah sebuah framework php yang memudahkan developernya untuk membuat aplikasi web dengan cepat dibandingkan dengan membuatnya dari awal , selain itu codeigniter memakai konsep MVC(Model View Controller) dimana pengerjaan logika dan layout telah dipisahkan sehingga memudahkan programmer dan designer dalam melakukan tugasnya.
Dalam pembuatan Proposal karya ilmiah ini, saya dan partner saya bernama Anggi Sholihatus. Pada pembuatan proposal dan pelaksanaan pengerjaan karya ilmiah tentunya harus dibimbing oleh dosen, kami mengajukan ibu Nisa Hanum Harani, S.Kom., M.T. alasan kami mengajukan beliau karena kami telah melakukan konsultasi terlebih dahulu, Kami harap dalam pengajuan proyek 2 ini dilancarkan dan dimudahkan.

Kesimpulan : Dalam Pengajuan proposal ini, didasari dengan latar belakang dan identifikasi masalah, dimana akan ada pembangunan sistem untuk mempermudah dalam pengelolaan data proposal karya ilmiah ynag diajukan.
Saran : Agar Pengerjaan karya ilmiah dilakukan sebaik mungkin, agar memperoleh hasil yang dinginkan.

VLOG pembuatan proposal karya ilmiah proyek 2.


Nama : Tentri May SImbolon
Kelas: D4 TI 2C
Npm : 1144027

Kampus : Politeknik Pos Indonesia

plagiarime : 
1. searchenginereports : 
2. smallseotools:

Referensi : Laporan Buku TA Teknik Informastika, Proposal Karya ilmiah proyek 2.




Rabu, 12 Oktober 2016

Tugas 1 Sistem Informasi Geografis

Sistem Informasi Geografis - Tugas 1

Pembuka

Latar Belakang Masalah:

Pada umumnya kita sering menemukan atau sering mendengar tentang titik koordinat pada sebuah geografis, selain titik koordinat terdapat juga bagian-bagian pada koordinat yaitu garis lintang dan garis bujur. Dengan adanya matakuliah ini, kita dapat mengetahui bagaimana untuk menentukan letak wilayah di permukaan bumi.

Isi


 


1.    Pengertian GIS
Apa itu Geographical Information System ?
-          Geografi adalah Letak suatu titik atau suatu wilayah di bumi.
-          Informasi adalah suatu hasil pengumpulan data yang telah dikaji.
-          System adalah suatu sebuah alur, cerita, struktur.
Jadi Geographical Information System atau Geografi Informasi Sistem adalah Suatu Alur atau cerita yang digunakan untuk melihat letak suatu titik atau letak  suatu wilayah pada bumi dengan cara mengumpulkan data-data yang akan menentukan sebuah titik koordinat suatu wilayah pada bumi.

2.    Geospasial
Geospasial adalah aspek keruangan yang menentukan letak spesifi bumi yang berada diatas, bawah permukaan laut.
            Geospasial = Ruang
           

3.    Koordinat
Digunakan untuk menunjukan letak suatu wilayah diatas permukaan bumi. Supya kita mengetahui letak wilayah tersebut kita dapat melihat arah garis bujur dan garis bujur, dari sinilah kita dapat mengetahui titik koordinatnya.
Koordinat dibagi atas dua :
-          Latitude
-          Longitude
Latitude adalah suatu sistem koordinat untuk menentukan titik suatu wilayah dibumi dan dapat juga menentukan lokasi suatu wilayah berada sebelah uatara dan ekuator. Latitude ini merupakan garis lintang dari S-U.
Longitude adalah sistem untuk menentukan letak wilayah, tetapi untuk longitude sendiri diukur dari B-T. Garis bujur diukur dari tiitk 0,0 yang letaknya di Grendwitch, London Inggris.

Pada titik koordinat terdapat titik 0,0, titik koordinat 0,0 merupakan untuk mengetahui letaknya garis bujur. 0,0 dipercaya sebagai awal perhitungan waktu. Lalu kenapa titik 0,0 harus terletak di London Inggris, itu karena kota London dikenal sebagai Negara penjajah yang mempunyai kekuatan super colonial dunia.

Kesimpulan
Dengan adanya matakuliah ini, kita mendapat pengetahuan yang luas, dan kita dapat mengetahui untuk mengetahui titik koordinat 0,0 dengan sistem GIS.

Saran
Alangkah lebih menunjang jika matakuliah ini diterapkan praktek agar mahasiswa dapat mengetahui lebih jelas untuk penentuan suatu titik koordinat.

Nama : Tentri May Simbolon
Npm : 1144027
Kelas : D4 Teknik Informatika
Kampus : Politeknik Pos Indonesia

Link Github : https://github.com/TentriSimbolon/Sistem-Informasi-Geografis


Scan Plagiarisme :

2.     Shareenginereport :

Senin, 16 Mei 2016

CARA MEMBUAT VIDEO DENGAN TEKNIK SPLIT

Cara Membuat video dengan Teknik Split...
By: Tentri May Simbolon
NPM: 1144027
https://youtu.be/dLnCQMwJlVs

Senin, 05 Januari 2015

HUBUNGAN TI DENGAN FISIKA KHUSUSNYA LISTRIK

Hubungan Fisika dengan Teknik Informatika.

Kita tau kan kalo difisika itu banyak banget atau hampir semua yang ada difisika berhubungan dengan kehidupan kita sehari-hari kan. Kayak gitu juga dengan Fisika dengan Dunia Informatika, terutama dengan Listrik. kita pikir aja gimana caranya kalo laptop atau mesin yang kita gunakan bisa hidup terus kalau bukan bantuan dari listrik kan. nah, dengan adanya listrik itu kita bisa menggunakan mesin kita dengan sepuasnya, bisa ngecas atau isi batre mesin yang kita gunakan . 
Listrik itu sangat penting banget lah, listrik kita gunakan sebagai penghantar konduktor untuk mesin kita.
pernah dengar gak sih orangtua bilang kalo ada petir jangan pada keluar dari rumah, ntar kesambet gitu.. :D
sebenarnya kalo kita hubungin ke ilmu fisika, apa yang merka bilang itu bener. karna listrik itu berasal dari petir seperti penemuan dari bapak benjamin franklyn, dia buat suatu percobaan ttg penemuan listrik gitu dan dia ambil dari petir gitu deh,Yah ada benernya juga kali yak,coba aja tangan kita kesetrum listrik pasti kek gitu juga rasanya kalo seandainya kesambet. sama petir. hehehhe..
Handphone yang kita gunakan itu juga kan bagian dari TI, coba kita bayangin kalo gag ada listrik, pasti hp kita gag akan bisa digunain kan. kedua-duanya saling membutuhkan.
banyak penemuan-nemuan listrik lainnya yang mengatakan kalo Listrik itu dengan TI tidak bisa terpisah.
pasti ada kaitan. 

HUBUNGAN FISIKA DENGAN TI KHUSUSNYA DENGAN LISTRIK

HUBUNGAN FISIKA DENGAN TEKNIK INFORMATIKA TERUTAMA  LISTRIK

 Kita tau kalo setiap yang dipelajari dalam Fisika itu pasti berhubungan dengan Kehidupan sehari-hari manusia. Nah begitu juga dengan Fisika yang ada hubungannya dengan Teknik Informatika khususnya LISTRIK. 
coba aja kita bayangin ttg informatika, selain identik dengan sistem informasi, Teknik informatika juga perlu yang namanya Listrik. Listrik sangat dibutuhkan bangetb kan, kalo gag ada listrik pasti mesin ynag kita gunakan untuk membuat suatu program atau semacam apalah yang ada di TI gag akan bisa bertahan lama mesinnya kalo gag dibantu sama Listrik. Banyak jenis TI, bukan hanya pembuatan suatu program, Handphone yang kita gunakan itu juga kan salah satu bagian dari TI, nah kita pikir aja, gimana bisa HP yang kita gunakan bisa tahan lama kalo gag ada listrik yg ngisi batrenya.
Kedua-duanya saling berhubungan antara listrik dengan Teknik Informatika.

 

Minggu, 21 Desember 2014

HUKUM COULOMB DAN MEDAN LISTRIK

1. Muatan Listrik
Muatan listrik terdiri atas:
Elektron yang membawa muatan negatif
Proton yang membawa muatan positif

Muatan 1 elektron = - 1,6 . 10-19 Coulomb


Muatan 1 proton = 1,6 . 10-19 Coulomb
Muatan lisrik dari suatu benda ditentukan oleh jumlah proton dan elektronnya.
*Bila benda kelebihan elektron ( ∑ elektron >   ∑ proton), maka benda bermuatan negatif.
*Bila benda kekurangan elektron ( ∑ elektron   < ∑ proton), maka benda bermuatan positif.
*Bila  ∑ elektron = ∑ proton, maka benda  tidak   bermuatan ( netral ).
Sifat muatan listrik
* Muatan sejenis akan tolak menolak
* Muatan tidak sejenis akan tarik-menarik

Hukum Coulomb yang dinyatakan oleh Charles Augustin de Coulomb (1786) adalah sebagai berikut :



“ Gaya tarik menarik atau gaya tolak antara dua muatan listrik sebanding dengan muatan-muatannya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan”
Secara matematis Hukum Coulomb dirumuskan sebagai berikut :
Dengan :
F = gaya Coulomb ( Newton )
q = muatan listrik ( Coulomb )
r = jarak kedua muatan ( meter )
k = konstanta =              =  9 . 109 N.m2/C2
Ԑ0 = permitivitas listrik dalam ruang hampa udara
     = 8,85 . 10-12  C2/Nm2
Maka gaya Coulomb dalam zat/bahan tersebut menjadi :


Medan Listrik 

Medan listrik adalah suatu daerah/ruang di sekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi oleh gaya listrik. Medan listrik digambarkan dengan garis gaya listrik yang arahnya keluar (menjauhi) muatan positif dan masuk (mendekati) muatan negatif.
Kuat medan listrik adalah besarnya gaya Coulomb untuk tiap satu satuan muatan.
Secara matematis dinyatakan :
Dengan :
E = kuat medan listrik ( N/C )
F = gaya Coulomb ( N )

q = muatan uji ( C )

Kuat Medan Listrik oleh Muatan Listrik
Q =
sumber muatan positif
q =
muatan uji positif
 




Q = sumber muatan positif
q =
muatan uji negatif

Q = sumber muatan negatif
q =
muatan uji positif
Q = sumber muatan negatif
q = 
muatan uji positif
 




Besarnya gaya Coulomb antara muatan sumber Q dan muatan uji q adalah sebagai berikut :


Kuat medan listriknya adalah :

Dengan :
E =
besar kuat medan listrik ( N/C )
Q =
muatan sumber ( C )
r =
jarak muatan uji terhadap muatan sumber ( m )
Kuat medan listrik di suatu titik akibat beberapa muatan sumber adalah jumlah vektor (resultan) dari vektor-vektor kuat medan listrik yang dihasilkan oleh tiap muatan sumber pada titik tersebut.

Kuat Medan Listrik oleh Beberapa Muatan
1. Resultan Medan Listrik yang Segaris

Titik B berada di antara muatan  Q1 dan Q2 yang letaknya satu garis. E1 adalah kuat medan listrik karena pengaruh muatan Q1, E2 adalah kuat medan listrik karena pengaruh muatan Q2.
Besar kuat medan listrik di B adalah resultan vektor E1 dan E2 yang ditentukan dengan rumus :

2. Resultan Medan Listrik yang tak Segaris

 


Titik A berada dalam pengaruh medan listrik dari muatan Q1 dan Q2.

Besarnya kuat medan listrik di A adalah resultan vektor E1 dan E2 yang ditentukan dengan rumus :


 
Dengan Ө adalah sudut apit E1 dan E2 


Fluks listrik Melalui Bidang





Jika terdapat garis-garis gaya (fluks) dari suatu medan listrik homogen yang menembus tegak
lurus bidang seluas A, maka fluks listrik (Ф ) yang melalui bidang tersebut adalah :
  Ф = E . A
Satuan  Ф adalah Weber atau NC-1m2
Persamaan fluks listrik untuk medan listrik yang menembus bidang tidak tegak lurus adalah :
  
Ф = E . A . cos Ө
 Dengan :
Ф = fluks listrik ( Weber )
E = kuat medan listrik ( N/C )
A = luas bidang yang ditembus oleh medan listrik
   ( m2 )
Ө = sudut antara E dan garis normal bidang
Hukum Gauss
Menyatakan “ Jumlah garis gaya dari suatu medan listrik yang menembus suatu permukaan tertutup sebanding dengan jumlah muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan tertutup itu”.
Secara matematis dinyatakan dengan :

Dengan:
Q = muatan yang dilingkupi permukaan tertutup
Ԑ0 = permitivitas udara
Kuat Medan Listrik oleh Bola Konduktor Bermuatan
Jika sebuah bola konduktor bermuatan dengan jari-jari R diberi muatan listrik, maka muatan listrik itu akan tersebar pada permukaan bola.
R =
jari-jari bola konduktor
r =
jarak suatu titik ke pusat konduktor ( variabel )
Kuat Medan Listrik
*Untuk r  < R ( di dalam bola ) : E = 0
*Untuk r = R ( di permukaan bola ) :
 


*Untuk r > R ( di luar bola ) :

Grafik hubungan antara kuat medan listrik ( E ) dengan jarak ( r ) dapat digambarkan sebagai berikut.

Rapat muatan didefinisikan sebagai besarnya muatan per luas permukaan bola, sehingga rapat muatan pada bola konduktor yang bermuatan Q dan berjari-jari R dapat dinyatakan dengan rumus berikut :



Dengan :  τ = rapat muatan ( C/m2 )


Kuat Medan Listrik pada Konduktor Dua Keping Sejajar






E = kuat medan listrik karena dua keping sejajar
  ( N/C )
A =
luas penampang keping ( m2 )
Q =
muatan masing-masing keping ( C )


Besarnya rapat muatan pada masing-masing keping :




Besar kuat medan listrik untuk medium udara :


 

Besar kuat medan listrik untuk medium bukan udara :