Selasa, 08 November 2016

Tugas 4 Keamanan Jaringan

SNIFFING



Latar Belakang Masalah
            Pada zaman sekarang ini, internet sudah jadi kebutuhan penting buat manusia. Dengan internet kita bias melakukan berbagai banyak hal, seperti menambah wawasan, bertukar data dan untuk mengenal dunia. Tetapi banyak yang harus kita perhatikan dalam penggunaan internet, terutama dalam keamanan jaringan internet kita, banyak cara yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab untuk menggunakan akses jaringan kita. Untuk meminimalisir hal tersebut kita lakukan dengan cara Sniffing, pda pembahasa ini kita akan mencoba melakukan sniffing dan pengamplikasiannnya pada jaringan kita.

Isi
            Snipping adalah Cara membaca paket IP dari nide 1 ke node yang lainnya, metode melalui intercepting jaringan/masuk ke jalur dimana paket melalui jalan itu sendiri. Siniffing juga dapat diartikan sebagai kegiatan untuk menghitung paket data pada jaringan. Jadi jika ada orang yang masuk kedalam jaringan kita makan seorang tersebut akan terkoneksi dengan jaringan data. Dari sini ketahuan siapa saja yang menggunaka jaringan yang sama.
            Misalkan dalam proses snipping dengan menggunaka user dan password pada jaringan kampus. Jaringan yang dipakai misalkan jaringan wifi kampus, terdapat laptop dosen dan laptop mahasiswa. Mahasiswa membuka sniffer atau menjalankan sniffer pada laptop mahasiswa. Dosen login dengan user dan password  dengan method post. Jika sniffer berhasil maka kita bias login ke akses dengan menggunakan user dan password si doen tersebut.
            Jadi jika kita ingin menghindari adanya sniffing pada jaringan kita, kita harus meningkatkan keamanan jaringan kita.

Kesimpulan
Jadi kesimpulannya, Sniffing adalah sebuah program aplikasi yang dapat menghitung paket data pada sebuah jaringan.


Saran
Gunakan lah sniffing untuk hal yang merupakan suatu hal yang bijak dan untuk keperluan tertentu.

Nama : Tentri May Simbolon
Npm : 1144027
Kelas : D4 Teknik Informatika
Kampus : Politeknik Pos Indonesia


Link plagiarism :



Shareenginereport : https://drive.google.com/open?id=0B7tQon2iaQFdcldzMHMyRG4wYmM

Sabtu, 05 November 2016

Tugas 4 Sistem Informasi Geografis

Tugas 4 Sistem Informasi Geografis





Latar Belakang Masalah
Pada Sistem Infomasi Geografis mempunyai 2 garis, yaitu data raster dan data vector. Data raster merupakan cara untuk menentukan tata suatu letak wilayah pada permukaan bumi, sedangkan data vektor merupakan cara menentukan letak wilayah baik atas, bawah, dan juga penentuan berapa jumlah kota dalam suatu lokasi yang ada di permukaan bumi dengan cara menggunakan titik, garis, dan polygon. Cara yang kita gunakan pada penentuan jumlah kota pada suatu lokasi menggunakan python karen tergolong mudah dan sederhana.

1. Apa yang dimaksud Retrieve Data?
2. Apa itu Shapefile?
3. Apa itu Geometri?
4. Bagaimana Operasi Pengambilan Data?
5. Buatlah Class Geospatial Editor?
6. Buat Method Select, Where Negara?

Isi
Retrieve data geospasial adalah  suatu cara untuk melakukan select atau view, data record dari file dbf dan geometri dari file shp.

Jadi Shapefile dibagi menjadi dua :




SHP merupakan salah satu file yang berada didalam shapefile yang menyimpan data geometri.
Didalam file shp terdapat beberapa data seperti:
dalam shp dibagi menjadi 4 : 
1. Bbox adalah sebuah boundary box (koordinat 4 titik) atau koordinat batas view yang ada pada peta.

2. Part ialah apakah record ini bagian dari record lain/ precahan relasi
3. Point adalah titik suatu koordinat
4. Shapetype adalah jenis data geometri yang mempunyai standar nomor yang ditetapkan oleh ESRI

DBF adalah sebuah file yang menyimpan file tabular yang menyimpan data attribut.

Method dari DBF
fields
record(n)
Record (n) baris ke (n) records

Geometri
Data koordinat yang membentuk bangun datar/ruang diantaranya:
1. Point/titik [1]
2. Line/garis [3] Shape,type
3. Polygon [5]


Operasi Pengambilan Data
Library pyshp class shapefile
1. Buka/baca
2.




Praktek
Menampilkan jumlah record melalui terminal


Menampilkan jumlah record dengan py shp

main.py






1. Buatlah class geospasial editor,






Masukan Kode didalam tugas.py



2. Buat Method Select, Where Negara (Indonesia)?

Output Data Record Negara Indonesia


Lakukan pengujian





Kesimpulan
Kesimpulan dari penulisan karya tulis ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara penggunaan class dan method method dalam memanipulasi retrieve data seperti contoh diatasm menampilan record dari sebuah negara dengan pemanfaatan class dan method

Saran
Saran dari saya, alangkah baiknya lakukan praktek langsung pada saat belajar di kelas, agar pada saat tugas mingguan, tidak terlalu susah pada saat mencoba kembali

Nama     : Tentri May Simbolon
Npm       : 1144027
Kelas      : D4 Teknik Informatika

Kampus : Politeknik Pos Indonesia

Link Github
ttps://github.com/TentriSimbolon/Sistem-Informasi-Geografis

Link Referensi : 
https://pypi.python.org/pypi/pyshp/1.1.4


Link Plagiarisme

Minggu, 30 Oktober 2016

Tugas 3 Keamanan Jaringan - Anatomy Hacking

ANATOMY HACKING




Latar Belakang Masalah
Dalam Jaringan sendiri tentunya kita ingin jaringan yang kita gunakan keamanan terjamin. Dalam situasi saat ini sangat banyak jaringan yang dapat diexplore oleh orang lain. Setiap jaringan yang kita temui pasti ada yang berusa untuk melakukan hacking. Anatomy Hacking adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk hacking. Anatomi Hacking bertujuan negatif untuk sebuah keamanan jaringan.
Langkah-langkah dalam Anatomy Hacking adalah Reconnaissance, Scanning, Gaining Acces, Maintaining Acces, Clearing Tracks,
Langkah-langkah diatas adalah urutan untuk melakukan sebuah hacking pada sebuah jaringan.




ISI
Anantomi  Hacking merupakan cara untuk melakukan sebuah hacking pada jaringan, dan anatomy mempunyai urutan atau tahap-tahap dalam melakukan hacking sendiri.
-       Reconnaissance
Reconnaissance digunakan untuk memetakan dan menjelajahi sebuah jaringan, tujuannya untuk mencari kelemahan jaringan yang akan dijadikan korban. Pada proses ini sangat dibutuhkan ketelitian dalam memperlajari semua tentang jaringan yang diincar yang akan dijadikan korban. Pada Reconnaissance ada dua cara pengitaian yaitu secara passive dan active.
o    Passive Reconnaissance
Digunakan untuk mengatur data-data melalui jaringan computer, digunakan juga untuk menganalisa dan mengambil kesimpulan yang didapat tanpa ada merubah paket data.
o    Active Reconnaissance
Digunakan untuk mengakses port, mencari port-port an menelusuri sistem target yang akan di hacking.
-       Scanning
Digunakan untuk mencari jendela jaringan yang dapat ditembus, dan sangan beresiko tinggi .

-       Gaining Acces
Digunakan untuk melindungi hal potensi kerusakan, mengetahu level akses.

-       Mainntaining Acces
Setelah Hacker mendapat akses jaringan yang jadi korban, Hacker dapat mengelola kepemilikan sistem yang telah dikuasainya, dimana hacker telah mengetahui kelemahan dari korban, dan dengan cara ini lah hacker dapat membuat sebuah pertahanan agar akses yang telah diperoleh tidak dapat diambil oleh korban.

-       Clearing Attacks
Tahap ini Hacker membersihkan jejak hacker, jadi seakan-akan korban tidak merasa kalo sistem jaringanya dihack oleh si hacker, dan korban tetap merasa akses masih tetap terjaga. Dan Hacker bias menghindari adanya deteksi.
Dalam proses hacker ini, saya menggunakan program Scapy untuk melakukan pemanipulasian data atau hacking. Lalu Python sebagai Bahasa pemrograman yang digunakan untuk proses hacking.

Penutup
Kesimpulan
Dalam anatomy Hacking terdapat langkah-langkah unttuk melakukan sebuah hacking sebuah jaringan, dimana proses ini sangat teratur dan terperinci sehingga menyulitkan untuk dideteksi.
Saran
Alangkah baiknya Network Administrator untuk lebih cepat dan tanggap untuk menghadapi anacaman dari hacker yang akan dating menyerang sistem jaringan kapan saja dimana kita tidak tahu cara hacker untuk melakukan hacker pada sistem jaringan kita.


Nama : Tentri May Simbolon
Npm : 1144027
Kelas : D4 Teknik Informatika
Kampus : Politeknik Pos Indonesia



Link plagiarime:

Tugas 3 Keamanan Jaringan - Anatomy Hacking

ANATOMY HACKING




Latar Belakang Masalah
Dalam Jaringan sendiri tentunya kita ingin jaringan yang kita gunakan keamanan terjamin. Dalam situasi saat ini sangat banyak jaringan yang dapat diexplore oleh orang lain. Setiap jaringan yang kita temui pasti ada yang berusa untuk melakukan hacking. Anatomy Hacking adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk hacking. Anatomi Hacking bertujuan negatif untuk sebuah keamanan jaringan.
Langkah-langkah dalam Anatomy Hacking adalah Reconnaissance, Scanning, Gaining Acces, Maintaining Acces, Clearing Tracks,
Langkah-langkah diatas adalah urutan untuk melakukan sebuah hacking pada sebuah jaringan.




ISI
Anantomi  Hacking merupakan cara untuk melakukan sebuah hacking pada jaringan, dan anatomy mempunyai urutan atau tahap-tahap dalam melakukan hacking sendiri.
-       Reconnaissance
Reconnaissance digunakan untuk memetakan dan menjelajahi sebuah jaringan, tujuannya untuk mencari kelemahan jaringan yang akan dijadikan korban. Pada proses ini sangat dibutuhkan ketelitian dalam memperlajari semua tentang jaringan yang diincar yang akan dijadikan korban. Pada Reconnaissance ada dua cara pengitaian yaitu secara passive dan active.
o    Passive Reconnaissance
Digunakan untuk mengatur data-data melalui jaringan computer, digunakan juga untuk menganalisa dan mengambil kesimpulan yang didapat tanpa ada merubah paket data.
o    Active Reconnaissance
Digunakan untuk mengakses port, mencari port-port an menelusuri sistem target yang akan di hacking.
-       Scanning
Digunakan untuk mencari jendela jaringan yang dapat ditembus, dan sangan beresiko tinggi .

-       Gaining Acces
Digunakan untuk melindungi hal potensi kerusakan, mengetahu level akses.

-       Mainntaining Acces
Setelah Hacker mendapat akses jaringan yang jadi korban, Hacker dapat mengelola kepemilikan sistem yang telah dikuasainya, dimana hacker telah mengetahui kelemahan dari korban, dan dengan cara ini lah hacker dapat membuat sebuah pertahanan agar akses yang telah diperoleh tidak dapat diambil oleh korban.

-       Clearing Attacks
Tahap ini Hacker membersihkan jejak hacker, jadi seakan-akan korban tidak merasa kalo sistem jaringanya dihack oleh si hacker, dan korban tetap merasa akses masih tetap terjaga. Dan Hacker bias menghindari adanya deteksi.
Dalam proses hacker ini, saya menggunakan program Scapy untuk melakukan pemanipulasian data atau hacking. Lalu Python sebagai Bahasa pemrograman yang digunakan untuk proses hacking.

Penutup
Kesimpulan
Dalam anatomy Hacking terdapat langkah-langkah unttuk melakukan sebuah hacking sebuah jaringan, dimana proses ini sangat teratur dan terperinci sehingga menyulitkan untuk dideteksi.
Saran
Alangkah baiknya Network Administrator untuk lebih cepat dan tanggap untuk menghadapi anacaman dari hacker yang akan dating menyerang sistem jaringan kapan saja dimana kita tidak tahu cara hacker untuk melakukan hacker pada sistem jaringan kita.


Nama : Tentri May Simbolon
Npm : 1144027
Kelas : D4 Teknik Informatika
Kampus : Politeknik Pos Indonesia



Link plagiarime:

Selasa, 25 Oktober 2016

Tugas2 Keamanan Jaringan

Keamanan Jaringan
Vulnerabilitas



Latar Belakang Masalah
            Dalam Jaringan sendiri tentunya kita ingin jaringan yang kita gunakan keamanan terjamin. Dalam situasi saat ini sangat banyak jaringan yang dapat diexplore oleh orang lain. Disini kita akan membahas Vulnerabilitas, untuk keamanan jaringan sekarang ini telah banyak kelemahan-kelemahan yang dapat kita temui, baik dari kita sendiri atau yang disebabkan oleh orang lain. Vulnerabilitas merupakan keamanan jaringan yang dapat dikunjungi oleh public sehingga mengakibatkan sistem tidak bekerja dengan baik.
-       Apa yang dimaksud dengan Vulnerabilitas ?
-       Apa penyebab Vulnerabilitas ?
-       Apa Hubungannya dengan TCP/IP ?
-       Apa yang dimaksud dengan MAC Address ?




Isi
Vulnerabilitas
Vulnerabilitas adalah Sistem yang memiliki kelemahan-kelemahan pada jaringan. Vulnerabilitas juga merupakan suatu sistem keamanan jaringan yang dapat diakses oleh banyak orang atau public, sehingga mengakibatkan keamaan jaringannya tidak berjalan dengan baik dan sistem yang dipake tidak berjalan dengan baik.

Penyebab Vulnerabilitas
Beberapa penyebab terjadinya Vulnerabilitas adalah sistem komplek yang tinggi sehingga meningkatkan ketidakamanan jaringan dimana public akan lebih mudah mengakses sistem jaringannya, sistem yang kita pake (hardware) memunculkan Vulnerabilitas terjadi pada sistem dan juga banyaknya public input password yang sama pada sistem jaringan tersebut,

TCP/IP
Untuk mengakses sebuah website pada internet sudah tidak asing lagi bagi kita, misalkan jika kita ingin mencari situs facebook, kita cukup menulis facebook pada pencarian, nah TCP/IP lah yang bekerja pada proses pencarian situs tersebut. TCP/IP bekerja sebagai transter data-data yang dikirimkan. Jadi kita tidak perlu lagi menghafalkan port setiap situs yang ingin kita cari. Hubungannya dengan Vulnerabilitas adalah public dapat melakukan hack pada jaringan melalui port yang ada pada sistem.

MAC Address
Melakukan koneksi jaringan dalam LAN, digunakan unyuk mengetahui atau melihat siapa saja yang menggunakan acces point yang sama.




Kesimpulan
Saya menyimpulkan jika vulnerabilitas ini merupakan suatun kelemahan yang dapat mengakibatkan sistem tidak bekerja dengan baik, dan MAC Address dapat digunakan untuk melihat siapa aja yang memakai acces point yang sama.

Saran
Sebaiknya dalam menerapkan vulnerabilitas ini kita lakukan dengan praktekpada aplikasinya, dan membutuhkan perangkat yang mendukung dalam pengerjaannya, agar kita lebih paham dalam pengimplementasian vulnerabilitas itu sendiri. Terimakasih.

Nama     : Tentri May Simbolon
Npm       : 1144027
Kelas      : D4 Teknik Informatika
Kampus : Politeknik Pos Indonesia



Link Github : 

Link referensi:

Link Plagiarisme :

Minggu, 23 Oktober 2016

Tugas 3 Sistem Informasi Geografis

Tugas 3 Sistem Informasi Geografis






Latar Belakang Masalah
Pada Sistem Infomasi Geografis mempunyai 2 garis, yaitu data raster dan data vector. Data raster merupakan cara untuk menentukan tata suatu letak wilayah pada permukaan bumi, sedangkan data vektor merupakan cara menentukan letak wilayah baik atas, bawah, dan juga penentuan berapa jumlah kota dalam suatu lokasi yang ada di permukaan bumi dengan cara menggunakan titik, garis, dan polygon. Cara yang kita gunakan pada penentuan jumlah kota pada suatu lokasi menggunakan python karen tergolong mudah dan sederhana.

-       Apa itu vector
-       Apa itu Shapefile/shp?
-       Apa cara untuk melihat jumlah shapefile?
-       Apa itu Python?

Isi



-       Vektor

Data gabungan dari titik, garis dan polygon, Data vector ini biasa digunakan untuk pembuatan peta, pembuatan rel kreta api, pembangunan jalan dan sebagainya.

-       Shapefile/shp
Shapefile atau shp merupakan format data vector yang digunakan pada software Sistem Informasi Geografis.  Shapefile ini digunakan untuk menyimpan data-data penyimpanan lokasi, bentuk, atribut, dan fitur geografis. Data yang dimaksud  seperti sungai, jalan, kode pos dll yang akan disimpan pada shapefile.


-       Cara untuk melihat jumlah shapefile
Untuk melihat jumlah shapefile ini kita menggunakan python, Karena dengan menggunakan python memudahkan kita dan juga tergolong sederhana untuk menggunakannya.

-       Python
Sebuah Bahasa pemrograman yang mudah dipahamin dan memiliki strukur data yang efisien. Dan python ini dapat kita terapkan pada penentua jumlah shapefile.

Pada Shapefile ada dua jenis teknik yang kita gunakan dalam penentu tata letak, yaitu reader dan shapes. Reader untuk membaca file yang telah kita buat dan outputnya data dari file tersebut, contoh pada data file “negara.shp”. dan shapes untun membaca jumlah data yang ada pada file yaitu jumlah data yang ada sebanyak 254 data shp.
Dan proses ini dapat kita lakukan pada command prompt yang ada pada windows.

Kesimpulan
Kesimpulan dari penulisan karya tulis ini adalah untuk menentukan jumlah data pada sebuah lokasi dipermukaan bumi kita dapat menggunakan python Karena mudah dan sederhana dan dapat menerapkan teknik shapefile yaitu reader dan shapes.

Saran
Saran dari saya, alangkah baiknya kita melakukan praktek langsung mengunakan python dan teknik-tekniknya, dan menngunakan sistem operasi yang mendukung instlasi QGIS sendiri dan pastikan ada command prompt pada windows anda sendiiri.

Nama     : Tentri May Simbolon
Npm       : 1144027
Kelas      : D4 Teknik Informatika

Kampus : Politeknik Pos Indonesia



Link Plagiarisme